Bentuk bumi datar

Bumi itu datar atau bumi itu bulat? dua presepsi yang pada dasarnya tidak bernilai salah karena semua presepsi itu benar. galileo galilei dibunuh ketika ia membela bahwa bumi itu bulat dan mengelilingi matahari, namun hal itu berbeda dengan presepsi pemerintah italia di masa itu karena mereka menganggap bahwa bumi itu dikelilingi matahari. dan pada akhir abad ke-20 sudah terbukti dengan adanya sistem tata surya bimasakti yang di dalamnya ada bumi beserta planet-planet lainnya bersama satelit berotasi dan berevolusi mengelilingi matahari.

lantas untuk saat ini mengapa ribut mengenai bumi itu bulat atau datar, jawabannya adalah “BUMI ITU BULAT” dan “BUMI ITU DATAR” adalah omongkosong atau hanya fiktif belaka, mereka yang mengemukakan bahwa bumi itu datar hanya ingin merubah mindset manusia abad-21 yang memiliki kelebihan berfikir terbuka, karena pada dasarnya bumi itu memang bulat, saya akan membuktikannya di setiap paragraf di bawah ini, jadi perhatikan dan simak baik-baik, maka nanti akan tau siapa yang ‘bodoh’ dan siapa yang mau ‘dibodohi’.

1) Setiap Planet Terbentuk Dari Kumpulan Gas Yang Memadat

big-bang

(pict. Big-bang Source: Google Img)

ini adalah teori big-bang yang dalam pembentukan bumi terbagi menjadi 6 masa, pada mulanya alam semesta hanya terdapat kumpulan gas-gas saja yang kemudian terkena aliran listrik berarus tinggi sehingga menyebabkan gas-gas tersebut berkumpul  menimbulkan gaya tarik menarik dan membentuk wujud baru yakni mulai memadat, hingga pada akhirnya tercipta sebuah planet atau satelit alami yang berbentuk bulat walaupun beberapa ada yang berbentuk bulat tidak sempurna. saya mencontohkan kejadian ini dengan bubuk pasir yang disebar secara merata kemudian didekatkan dengan magnet dan secara otomatis bubuk tersebut berkumpul dan berubah wujud menjadi lebih padat dan memiliki volume lebih besar, begitu pula dengan bumi ketika awal tercipta.

2) Semua Yang Memiliki Gravitasi Pasti Menarik

gravitasi

(pict. Gravitasi Source: Google Img)

Hukum ini dipopulerkan oleh Newton ketika ia berada di bawah pohon apel dan sampai sekarang masih digunakan dalam ilmu fisika klasik, yakni semua benda yang memiliki gravitasi pasti memiliki gaya tarik, dan berbentuk seperti bola. percepatan gravitasi di bumi selalu sama walaupun berada di tempat yang berbeda misalnya di pasifik, antartika, eropa bahkan afrika, hal ini dikarenakan tempat-tempat tersebut memiliki jarak yang sama ketika diukur dari pusat bumi, sehingga tidak ada perbedaan percepatan gravitasi di bumi. jadi bisa disimpulkan lagi bahwa bumi itu BULAT. kecuali di kutub karena sebagai pusat rotasi pasti akan memiliki jarak yang lebih pendek daripada di equator sehingga jari-jari dari kutub ke inti lebih  pendek daripada jari-jari ekuator ke inti.

3) Bumi dan Bulan berotasi dan berevolusi Mengelilingi Matahari

rotasi

(pict. Revolusi Source: Google Img)

hal ini merupakan contoh sederhana selanjutnya, penyebabnya adalah adanya gaya gravitasi antara bumi, bulan, dan matahari. bumi menarik bulan dan bulan menarik bumi sehingga jarak antara bumi dan bulan selalu konstan dan tidak pernah mendekat atau menjauh. bumi menarik matahari dan matahari menarik bumi, mengakibatkan jarak antara bumi dengan matahari selalu konstan dan tidak akan berubah, sekiatr 150juta kilometer.bukti lain bahwa bumi berotasi dan berevolusi adalah pergantian siang malam dan pergantian tahun.

4) bagaimana dengan teori penerbangan?

penerbangan

(pict. peta penerbangan Source: Google Img)

Beberapa data mengatakan bahwa ada penerbangan dari Bali,Indonesia menuju Los Angeles,Amerika melakukan pendaratan darurat di alaska. memang benar! dalam ilmu penerbangan sudah mengetahui bahwa jarak ekuator dengan pusat bumi lebih panjang daripada jarak antara kutub dengan pusat bumi. sehingga maskapai akan lebih memilih untuk terbang dari Bali menuju Los Angeles melalui daerah kutub sehingga lebih efisien dalam hal jarak dan waktu. kalau tidak percaya beli atau pinjamlah sebuah globe, lalu ukur jarak dari Bali menuju Los Angeles menggunakan benang, bandingkan antara melalui daerah ekuator dengan melalui daerah kutub, setelah itu ukur panjang benang menggunakan penggaris dan saya yakin dan berani menjamin bahwa ketika melewati daerah kutub akan lebih pendek daripada daerah ekuator.

Satu pesan dari saya, kalian adalah manusia abad-21, sudah zaman berfikir menggunakan logika dan sistematis. dan jangan merasa dibodohi karena kalian bukan manusia yang bodoh akan informasi. jika bumi itu datar maka akan ada sebuah tempat untuk menuju ke balik dari daratan bumi, atau bayangkan jika bumi datar adalah sebuah piring, apakah ada suatu tempat yang menggambarkan sisi bawah dari piring tersebut? tidak ada bukan, bumi datar itu hoax dan omongkosong. dalam fakta bumi itu berbentuk bulat sehingga dalam bumi tidak ada batas karena setiap permukaannya saling terhubung dan berkesinambungan tanpa henti. open comment~

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s